Online Support: Admin
twitter
googleplus
facebook


IMI Pesimis Balap Motor Tak Dipertandingkan di PON Riau



Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau akan menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun program tahun 2011, 18 Februari ini di Pekanbaru. Beberapa agenda penting bakal dibahas dalam rapat kerja tahunan ini. Termasuk sosialisasi tentang peraturan pertandingan dan oraganisasi terbaru terhadap klub-klub anggota IMI Riau.

Agenda rutin lainnya di Raker tersebut, memberi penghargaan terhadap pembalap-pembalap berprestasi tahun 2008. Nomor motocross, gresstrack, roadrace dan balap mobil. "Kalau PON mungkin tak dibahas. Karena kami pesimis balap motor dipertandingkan di PON 2012. Tidak ada harapan, tidak ada rekomendasi dari hasil raker karena Balap Motor selama ini kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah," tutur Sekretaris Pengprov IMI Riau, Andi Putra, Rabu (11/2).

Bicara soal balap motor, Provinsi Riau merupakan penyumbang pembalap terbanyak di tanah air. Data IMI Riau tercatat sekitar 2.000 pembalap berasal dari Riau. Selain itu, dari segi prestasi pembinaan pembalap, IMI Riau merupakan yang terbaik ketiga di seluruh Indonesia, setelah DKI dan Jawa Timur. "Artinya perkembangan balap motor di Riau terus meningkat. Sementara di Riau sendiri tidak memiliki sirkuit permanen," ujar Andi.

Dasar penilaian PP IMI tersebut dilihat dari segi kesekretariatan , bendahara dan organisasi yang berjalan dengan baik. Penilaian ini dilakukan dalam kurun tahun 2008. Selain itu, IMI Riau di bawah kepengurusan Edy Horison juga mendapat penghargaan sebagai Pengda atau Pengprov pertama di Indonesia yang menggelar Musda untuk periode 2008-2012.

Selain itu IMI Riau juga akan meminta Pemprov Riau untuk membangun sirkuit permanen, supaya bakat-bakat pembalap lokal bisa terasah melalui latihan. Bukan sebaliknya melakukan balapan liar yang mengganggu ketertiban umum, dan rawan menimbulkan korban kecelakaan. "Kalau tak ada dana membangun sirkuit, cukup sediakan lahan parkir luas yang diaspal segi empat. Lapangan ini bisa kami manfaatkan untuk balapan dan sesekali untuk kegiatan lainnya," imbuh Kabid Binpres Pengprov IMI Riau, Aryanti.

Sementara itu, terkait Raker IMI Riau tersebut, semua klub dihimbau supaya mendata ulang Kartu Tanda Anggota (KTA) yang berakhir selama setahun. Anggota IMI Riau yang terdaftar sekitar 65 klub juga diharapkan membayar iuran anggota tahunan. Karena masih banyak klub yang menggak iuran hingga beberapa tahun.

Arie Octane Juara di Seri Pembuka OMR Megelli, Sentul



Seri pertama Minerva Sachs Racing Championship (MSRC) 2011 digelar (27/3) di sirkuit Internasional Sentul. Enam belas pembalap bersaing keras jadi juara di seri pembuka! Hasilnya Arie Octane dari Minerva-Sachs Farhan Hendro Racing Team dinobatkan jadi yang tercepat. "Syukur hari ini hasilnya baik. Persiapan baik, motor enak dikebut tanpa ada kendala," ungkapnya Arie Octane.

Pembalap berkacamata minus ini mendominasi jalannya balap one make race Megelli 250R ini sejak sesi latihan bebas dan kualifikasi di hari Sabtu lalu. Catatan waktu terbaik saat kualifikasi pun membuat pembalap asal Bandung ini meraih pole position.

Berbekal start di posisi terdepan, Arie Octane langsung melesat meninggalkan pembalap lain. Posisinya sempat diganggu oleh M. Irvan Zein dan Ivan Atmaja di posisi kedua dan ketiga.

Sayangnya Ivan yang terlalu bernafsu malah terjatuh, posisi ketiga pun akhirnya diperebutkan oleh Balank dan Andri Hermansyah. Hingga garis finish Andri dari Minerva-Sachs Adira Mars Motorsport berhak atas posisi ke tiga dengan selisih sangat tipis. (otosport.co.id)

Hasil Lomba

1 / 234 / Arie Octane / Jabar / Minerva-Sachs Farhan Hendro Motorsport / Megelli 250 / 16.19.758

2 / 61 / M Irfan Zein / DKI / Minerva-Sachs Racing Team / Megelli 250 / 16.24.964

3 / 187 / Andri Hermansyah / DKI / Minerva-Sachs Win Motorsport / Megelli 250 / 16.39.015

4 / 128 / Balang / DKI / Minerva-Sachs Mars Motorsport / Megelli 250 / 16.39.540

5 / 8 / Yohanes Rio Bano / Minerva-Sachs Blackhawk Motorsport / Megelli 250 / 16.46.815

Megelli Kembangkan Komponen Khusus Balap Dari Italia



Digelar 3 seri, Minerva Sachs Racing Championship resmi dirilis di Jakarta (25/3). Untuk menunjukkan keseriusan event yang akan digelar di sirkuit Sentul, Jabar ini, dua perusahaan supporting dari Inggris dan Italia turut memberi penjelasan dalam press conference yang digelar di hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Yakni Simon Brown dari Megelli Inggris dan Marco Doveri dari EDI Progetti, perusahaan engineering asal Italia. "Saya datang untuk memberi direct support kepada Pak Kris (Kristianto Goenadi, presdir PT MMI)," ujar Brown.

Adapun digandengnya EDI yang berbasis di Tuscany, diungkap Kristianto untuk pengembangan komponen racing Megelli. "Saya melihat ini pasar yang besar," ujarnya menilai pasar part racing di Tanah Air.

Namun dari 15 pembalap yang direkrut, hanya tampil 2 pembalap dalam acara, yakni Reza Azis dan Donny Ramdani.

Topan Dominasi Podium Indoprix Sentul



Kemenangan Rafid Topan Sucipto pada race seri pembuka Indoprix 2011 di sirkuit Internasional Sentul, Bogor (27/3), nyaris sempurna. Itu karena dari 4 kali race (IP 110 race 1&2, IP 125 race 1&2), pembalap tim Yamaha Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH (YYKTJA) berhasil 3 kali podium juara.

Hadi Wijaya, pembalap tim Kawasaki ELF IRC NHK Rextor Manual Tech, jadi pengganjal Topan buat menang di semua race. "Maunya menang semua, tapi sayang race 1 IP 110 hanya bisa naik podium 3," kata pembalap yang belum genap berumur 17 tahun ini.

Meski demikian di seri perdana Indoprix ini, Topan tetap jadi rajanya Sentul. Soalnya dari perhitungan poin, pembalap bernomor start 50 itu berhasil mengumpulkan 41 poin (IP 110) dan 50 poin (IP 125). Menurut Rudi dari Tunggal Jaya Motor yang jadi salah satu sponsor tim balap YYKTJA, apa yang diraih Topan memang sesuai dengan target tim untuk jadi juara umum di Indoprix 2011.

"Jadi juara nasional Indoprix, untuk modal keyakinan Topan buat turun di jenjang balapan motor yang lebih tinggi," jelas Rudi. Secara keseluruhan, seri 1 Indoprix masih milik pasukan Yamaha. Honda yang turun dengan 8 tim balap, masih belum bisa tampil maksimal. Hanya ada 2 pembalap yang secara konsisten masuk dalam jajaran 10 besar.

H. Yudhistira pembalap baru dari Honda Banten NHK FDR KYT, bertengger di urutan 4 (total poin IP 110) dan Dellu Agung, pembalap anyar dari tim Honda Daya NHK Racing Team (urutan 7 total poin IP 110).

Di IP 125, meski hasil superpole banyak diisi pembalap Honda, namun setelah menyelesaikan 12 lap juaranya diraih pembalap-pembalap Yamaha.
Hasil Lomba :
Race 2 IP 110 Klasemen sementara pembalap :

Race 1
1. Rafid Topan Sucipto/Yamaha Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH
2. Florianus Roy/Yamaha TDR FDR Federal Oil NHK Yonk Jaya
3. Hadi Wijaya/Kawasaki ELF IRC NHK Rextor Manual Tech

1. Rafid Topan Sucipto/Yamaha Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH
2. Hendriansyah/Yamaha HVRT BGM-HBM KYT Racing Team
3. Hokky Krisdianto/Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya

Race 1
1. Hadi Wijaya/Kawasaki ELF IRC NHK Rextor Manual Tech
2. Hokky Krisdianto/Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya
3. Rafid Topan Sucipto/Yamaha Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH

Race 2
1. Rafid Topan Sucipto/Yamaha Yamalube KYT Tunggal Jaya ASH
2. Florianus Roy/Yamaha TDR FDR Federal Oil NHK Yonk Jaya
3. Fitriansyah Kete/Yamaha IRC KYT Federal Oil TDR Lanay Jaya

IP 125
1. Rafid Topan Sucipto (50)
2. Florianus Roy (31)
3. Hokky Krisdianto

IP 110
1. Rafid Topan Sucipto (41)
2. Hadi Wijaya (33)
3. Hokky Krisdianto (27)

Kru Tim Bayar Rp 100 Ribu di Motoprix Kemayoran



Setiap tim balap punya aturan yang berbeda-beda, misalnya soal kebutuhan berapa banyak pit crew yang berada di areal paddock mereka. Urusan berapa banyak pit crew tersebut, membuat Koh Yonk, pemilik tim balap Yamaha TDR FDR Federal Oil NHK Yonk Jaya meradang di Motoprix Kemayoran (19-20/3).

Itu gara-gara dia harus mengeluarkan dana lebih untuk kelebihan personel pit crew yang ada. "Dapat ID buat crew hanya untuk 5 orang, sementara kebutuhan tim 15 orang. Untuk 10 orang yang enggak dapat ID, masa iya saya harus bayar Rp 100.000/kepala," protes Koh Yonk.